Makassar (MI Al Abrar) kembali melaksanakan kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan murid. Sasaran kegiatan BIAS ini adalah siswa kelas 1 laki laki dan perempuan dan siswa kelas 5 laki laki dan perempuan. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang kelas dengan penuh antusiasme dari para murid, didampingi guru, serta tenaga kesehatan sebagai petugas BIAS. Selasa (08/09/2025).
Kepala MI Al Abrar Kota Makassar, Andi Harmiah Tannang, S.Pd.I.,M.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan BIAS ini menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak serta mencegah penyakit.
“Kami sangat menyambut baik kegiatan BIAS ini karena selain menjaga kesehatan murid, juga memberi pemahaman kepada mereka tentang pentingnya imunisasi sejak dini. Dengan adanya program ini, kami berharap murid MI Al Abrar Kota Makassar semakin sehat dan siap belajar dengan semangat,” ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang petugas kesehatan yang bertugas dalam kegiatan BIAS, menjelaskan bahwa pemberian imunisasi dilakukan sesuai jadwal nasional.
“Hari ini anak-anak mendapatkan imunisasi DT (Difteri Tetanus) bagi kelas 1 yang berguna untuk memberikan kekebalan aktif terhadap penyakit difteri dan tetanus dan imunisasi Td (Tetanus difteri)) bagi siswa kelas 5 yang bertujuan untuk memberikan perlindungan aktif terhadap penyakit difteri dan tetanus pada orang dewasa dan anak-anak di atas usia 7 tahun. Alhamdulillah, semua berjalan lancar, anak-anak juga terlihat berani dan didukung penuh oleh para guru,” jelasnya.
Guru Kelas 1 MI Al Abrar Kota Makassar, Hj. Sri Eny Marlina Sulastri, S.Pd.,S.Pd.I., juga memberikan apresiasi terhadap terlaksananya kegiatan ini. Ia pun bersyukur kegiatan BIAS di MI Al Abrar Kota Makassar berlangsung dengan tertib, penuh semangat, dan disertai edukasi mengenai pola hidup sehat.
“Kami
mendampingi siswa agar mereka merasa lebih tenang saat divaksinasi. Semoga
kegiatan ini semakin menumbuhkan kesadaran murid dan orang tua tentang
pentingnya menjaga kesehatan melalui imunisasi,” ujarnya.
Kontributor: Irfan Idris